09 Maret 2010 - 12:58 WIBB
Daftar Tunggu Calhaj Sulsel Capai 11 Tahun
Senin, 08 Maret 2010, 21:40 WIB
JAKARTA--Komisi VIII DPR berjanji akan menyampaikan usulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada pemerintah pusat soal peningkatan kuota (jatah) haji.
Soal usulan peningkatan kuota haji akan kami sampaikan kepada Menteri Agama pada saat rapat kerja atau pada kesempatan lainnya, kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Gondo Radityo Gambiro ketika berdialog dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, di Makassar, Senin.
Dialog tersebut diselenggarakan dalam rangkaian kunjungan kerja Komisi VIII DPR ke Sulawesi Selatan yang diikuti 12 anggota. Sedangkan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dipimpin Sekretaris Provinsi Andi Mollin yang didampingi Kepala Kanwil Kementerian Agama Bachri Mappiase, Kepala Dinas Sosial Mappagio, dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Titien Sutarty.
Dikatakan Gondo, tingginya daftar tunggu calon jemaah haji Indonesia sumber utamanya adalah pembatasan jumlah jemaah haji dari Kerajaan Arab Saudi. Pemerintah Indonesia hanya diberikan kuota sekitar 200.000 orang pada setiap musim haji sehingga pemerintah membagi-bagi kuota tersebut ke seluruh daerah di Indonesia, katanya.
Menurut dia, pemerintah Indonesia sudah beberapa kali meminta kepada Kerajaan Arab Saudi untuk menambah kuota haji. Jika kuota haji Indonesia bisa ditingkatkan maka kuota haji di daerah-daerah juga bisa ditingkatkan, kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.
Dengan kuota 6.900 orang per tahun maka calon haji harus menunggu selama 11 tahun untuk bisa beribadah haji. Ini terlalu lama, kata Andi Mollin. Calon haji yang tidak sabar menunggu, kata dia, ada yang berusaha melaksanakan idabah haji dari daerah lain di luar Sulawesi Selatan.
Redaksi - Reporter
Red:
taufik rachman
Sumber Berita:
antara
http://www.republika.co.id/berita/105989/daftar-tunggu-calhaj-sulsel-capai-11-tahun
|